Evaluasi Keandalan Vacuum Circuit Breaker (VCB) 6,3 kV Berdasarkan Hasil Inspeksi pada Motor Primary Air Fan A Unit 2 di PLTU Palabuhan Ratu
Main Article Content
Abstract
Vacuum Circuit Breaker (VCB) Adalah salah satu peralatan krusial pada sistem kelistrikan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), penggunaanya digunakan sebagai proteksi peralatan bantu bertegangan menengah seperti motor Primary Air Fan (PA Fan), yang berfungsi sebagai penyuplai udara primer yang membantu proses pengeringan serbuk batubara dan menghembuskannya menuju ruang bakar. Keandalan peralatan proteksi seperti VCB inilah sangat menentukan dari keberlanjutan operasional unit pembangkitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis hasil inspeksi VCB tipe eVB-12 berkapasitas 12 kV/1250 A yang menjadi pengaman peralatan pada motor PA Fan yang ada di PLTU Palabuhan Ratu. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan studi kasus yang berdasarkan data hasil inspeksi yang meliputi pegujian antara lain: inspeksi visual, pengukuran resistansi koil, pengukuran tahanan kontak, pengukuran waktu operasi (timing), pengukuran tahanan isolasi, dan pengujian vacuum interrupter. Pengujian yang dilakukan menggunakan alat ukur yang terstandarisasi seperti FLUKE 179, OMICRON CIBANO 500, dan MEGGER MIT525. Hasil pengujian menunjukan bahwa keseluruhan aspek parameter masih dalam keadaan baik dan normal sesuai dengan standar yang berlaku. Pada pengujian parameter tahanan kontak ketiga fasa berkisar 39,23–39,55 μΩ nilai standar yang berlaku (standar ≤100 μΩ), waktu opersi ketika tutup 37,70–38,80 ms (standar ≤70 ms), waktu operasi ketika buka 20,20–20,70 ms (standar ≤50 ms), nilai tahanan isolasi berada pada nilai minimum 413 GΩ (standar ≥1000 MΩ), dan vacuum interrupter seluruh fasa dalam kategori acceptable. Berdasarkan seluruh hasil inspeksi dapat disimpulkan bahwa VCB masih dalam keadaan baik dan layak operasi guna keberlangsungan operasional di PLTU.
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.