Analisis Peta Rupa Bumi Berbasis Citra Planetscope di Kelurahan Pananjung Kabupaten Garut

Authors

  • Fathina Tazakka Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Salsa Alifia Aurell Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Faiz Dzulfikar Akhmad Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Liqa Wapiq Kurnia Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Kurnia Nur Rahman Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Adelia Marsya Setiawan Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Andhika Permadi Putra Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Tiara Handayani Universitas Pendidikan Indonesia Author

Keywords:

Peta Rupa Bumi, Planetscope, validasi lapangan, Confusion Matrix, Indeks Kappa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengevaluasi Peta Rupa Bumi berbasis citra satelit Planetscope di Klurahan Pananjung, Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data Primer diolah melalui observasi langsung ke lapangan guna memvalidasi hasil interpretasi citra, dengan metode random sampling pada titik titik yang telah ditentukan. Validasi dilakukan melalui dokumentasi empat arah mata angin serta wawancara terkait kondisi sosial masyrakat. Data sekunder diperoleh dari situs resmi pemerintah dan publikasi Badan Pusat Statistik untuk melengkapi informasi administrasi dan fisik wilayah. Peta yang dihasilkan mencakup informasi penggunaan lahan, penutup lahan, oponimi, hipsografi, batas administrasi, perairan, transportasi, dan bangunan fasilitas umum. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa bagian utara wilayah didominasi oleh semak belukar akibat kedekatannya dengan Gunung Guntur, sedangkan dataran tengah hingga selatan dimanfaatkan untuk permukiman, pertanian, dan perikanan rawa. Evaluasi keakuratan dilakukan menggunakan metode Confusion Matrix dan Indeks Kappa. Hasil menunjukkan nilai overall accuracy sebesar 87,5% dan Indeks Kappa sebesar 85,33%, yang menandakan tingkat akurasi yang baik dan kelayakan peta sebagai dasar perencanaan tata ruang. Kesalahan klasifikasi terbesar terjadi pada objek ladang, lahan terbuka, dan perkebunan campuran, yang terlihat dari pola komisi dan omisi.

Downloads

Published

2026-07-07

Issue

Section

Artikel