Analisis Temporal dan Spasial Banjir dan Tanah Longsor Di Kota Bogor Tahun 2021 – 2023
Keywords:
Indeks Moran, Kmeans, Longsor, BanjirAbstract
Kota Bogor merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana banjir dan tanah longsor, yang dipengaruhi oleh morfologi perbukitan dan curah hujan tahunan yang tinggi. Berdasarkan data BPBD, tercatat lebih dari 150 kejadian banjir dan longsor terjadi pada periode 2021–2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial dan temporal bencana tersebut menggunakan pendekatan analisis hotspot dan Indeks Moran. Hasil menunjukkan bahwa banjir tahun 2021 memiliki pola spasial yang sangat terklaster, dengan wilayah terdampak secara berulang. Tahun 2022 mengalami penurunan cakupan, namun klaster menjadi lebih padat, sedangkan tahun 2023 menunjukkan peningkatan frekuensi banjir terutama di wilayah utara. Untuk tanah longsor, tahun 2021 terkonsentrasi di bagian selatan dan tenggara kota, sedangkan tahun 2022 minim kejadian, dan tahun 2023 menunjukkan pola spasial yang merata. Temuan ini menegaskan adanya keterkaitan spasial antara kejadian bencana dengan karakteristik lingkungan, yang penting untuk perencanaan mitigasi risiko secara spasial dan berkelanjutan.





