Analisis Klaster Kesejahteraan Sosial Menggunakan LISA di Kabupaten Majalengka
Keywords:
Autokorelasi Spasial, Kemiskinan, klaster LISA, Majalengka, SIGAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial kemiskinan di Kabupaten Majalengka menggunakan pendekatan Local Indicator of Spatial Association (LISA). Dengan memanfaatkan data jumlah penduduk miskin per kecamatan dan pemetaan batas administratif melalui Sistem Informasi Geografis (SIG), dilakukan analisis autokorelasi spasial lokal untuk mengidentifikasi klaster-klaster kesejahteraan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecamatan Argapura, Palasah, Rajagaluh, Ligung, dan Sumber Jaya memiliki nilai Z(Li) > 1,65, yang berarti terdapat klaster signifikan dengan tingkat kemiskinan tinggi di wilayah tersebut. Sebaliknya, sebagian besar kecamatan lainnya tidak menunjukkan autokorelasi spasial yang signifikan. Temuan ini memperlihatkan bahwa distribusi kemiskinan di Majalengka bersifat tidak merata dan hanya terpusat di wilayah tertentu. Hasil studi ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis wilayah untuk penanggulangan kemiskinan secara lebih terarah dan efisien.





