SmartBovine: Sistem Monitoring dan Geolokasi Ternak Sapi Berbasis Internet of Things untuk Deteksi Dini Penyakit
DOI:
https://doi.org/10.64847/sistematik.v1i1.249Keywords:
Internet of Things, pemantauan kesehatan sapi, sensor suhu, aplikasi mobileAbstract
Pemantauan kesehatan ternak sapi secara manual di peternakan membutuhkan waktu, tenaga, dan berpotensi memicu keterlambatan dalam mendeteksi indikasi awal penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SmartBovine, sebuah sistem pemantauan kesehatan, aktivitas, dan lokasi sapi berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi mobile dan web admin. Metode yang digunakan adalah rekayasa perangkat lunak dengan pendekatan Agile dan pengembangan Cyber-Physical System. Perangkat keras utama meliputi mikrokontroler ESP32, sensor suhu inframerah MLX90614, sensor gerak MPU6050, GPS NEO-6M, serta modul seluler SIM800L. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor suhu memiliki tingkat galat sangat rendah dengan Mean Absolute Error (MAE) sebesar 0,12°C yang memenuhi standar pemantauan klinis. Sensor gerak juga berhasil membedakan status istirahat dan aktif ternak secara akurat. Selain itu, tingkat keberhasilan transmisi data sistem telemetri ke Firebase mencapai angka 98,68%. Kesimpulannya, sistem SmartBovine berhasil dibangun untuk menyajikan data secara real-time dan memberikan notifikasi otomatis, sehingga membantu peternak dalam mendeteksi kondisi abnormal pada sapi dengan lebih modern, cepat, dan efisien.






